Jakarta – Ketua Umum Aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (LSM KPKB) Dede Mulyana menegaskan bahwa sikap idealis bukanlah sebuah aib, melainkan identitas diri yang mencerminkan nilai kemanusiaan sejati.
Menurut Dede Aktivis KPKB anti Rasuah, idealisme adalah fondasi moral yang harus dimiliki setiap manusia, khususnya bagi mereka yang terlibat dalam pengawasan kebijakan publik dan penggunaan anggaran Negara. Idealisme menjadi pembeda antara keberpihakan pada kepentingan rakyat dengan sikap pragmatis yang cenderung mengorbankan nilai kebenaran.
“Menjadi idealis itu bukan aib, justru itulah identitas diri sebagai manusia sesungguhnya. Ketika idealisme ditinggalkan, maka nurani pun ikut mati,” tegas Dede Aktivis KPKB dalam keterangannya kepada awak media, Jumat 2026
Ia menyampaikan, di tengah maraknya praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, serta sikap pejabat yang abai terhadap penderitaan rakyat, idealisme menjadi benteng terakhir dalam menjaga integritas dan keadilan sosial.
Aktivis KPKB juga mengkritik stigma negatif yang kerap dilekatkan kepada para aktivis yang konsisten bersikap kritis dan independen. Menurutnya, label seperti “terlalu keras”, “tidak realistis”, atau “pencari sensasi” sering digunakan untuk membungkam suara kebenaran.
“Jika memperjuangkan hak rakyat disebut tidak realistis, maka biarlah kami tetap idealis. Karena sejarah membuktikan, perubahan besar selalu lahir dari orang-orang yang berani menjaga idealismenya,” tambahnya.
LSM KPKB menegaskan komitmennya untuk terus berdiri di barisan rakyat, mengawal kebijakan publik, serta mengkritisi setiap bentuk penyimpangan yang merugikan keuangan negara dan keadilan sosial.
Di akhir pernyataannya, Aktivis KPKB mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak takut menjadi idealis dan tetap memegang teguh nilai kejujuran, keberanian, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penulis : Dede Mulyana



Tidak ada komentar:
Posting Komentar